Pusaka Rakyat – Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Desa Pusaka Rakyat, sejumlah tokoh masyarakat mengingatkan pentingnya menjaga netralitas seluruh unsur penyelenggara dan perangkat desa guna mewujudkan proses demokrasi yang jujur, adil, dan transparan.
Tokoh masyarakat Desa Pusaka Rakyat, Kurniawan, menegaskan bahwa Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD), aparatur desa, kepala dusun (Kadus), serta Ketua Panitia Pilkades harus menjalankan tugas dan fungsinya secara profesional tanpa memihak kepada calon kepala desa mana pun.
"Ketua BPD, aparatur desa, kepala dusun, dan Ketua Panitia Pilkades harus bersikap netral. Mereka memiliki tanggung jawab untuk memastikan seluruh tahapan pemilihan berjalan sesuai aturan dan memberikan rasa keadilan bagi seluruh calon maupun masyarakat," ujar Kurniawan.
Pernyataan tersebut disampaikan sebagai bentuk harapan masyarakat agar pelaksanaan Pilkades berlangsung kondusif serta terhindar dari konflik kepentingan yang dapat mencederai proses demokrasi di tingkat desa.
Hal senada juga disampaikan oleh tokoh masyarakat lainnya, Edi Darmadi. Menurutnya, netralitas seluruh unsur penyelenggara merupakan syarat utama untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap hasil Pilkades.
"Semua pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan Pilkades harus menjaga integritas dan tidak menunjukkan keberpihakan kepada calon tertentu. Dengan demikian, masyarakat akan yakin bahwa proses pemilihan berlangsung secara jujur, adil, dan transparan," kata Edi Darmadi.
Kedua tokoh masyarakat tersebut juga mengajak seluruh warga Desa Pusaka Rakyat untuk bersama-sama menjaga situasi yang aman, damai, dan kondusif selama seluruh tahapan Pilkades berlangsung. Mereka berharap setiap calon dapat berkompetisi secara sehat, sementara masyarakat menggunakan hak pilihnya dengan bijaksana demi menghasilkan pemimpin desa yang benar-benar dipilih berdasarkan aspirasi warga.
Sediaman Sidabutar

